Total Tayangan Laman

Jesus Jalan Keselamatan

Yohanes 14:6 Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku

Lam_Mar Sihaholongan

Marsipature Rohana Be Ma

Kamis, 27 September 2012

Jawaban untuk Fitri Ahmadi di debat Isa Al-Masih

dalam  salah satu debat di Fb => http://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=402082113189586&id=107985205932613&comment_id=3832723&ref=notif&notif_t=comment_mention
pertanyaan yang dia lontarkan

1. Mana yang
lebih dulu diciptakan, manusia atau pohon ?
=====================================
a. Pohon diciptakan sebelum manusia diciptakan (Kejadian 1: 11-12, 26-27)
b. Manusia diciptakan sebelum pohon diciptakan (Kejadian 2: 4-9)

-------------------------------------------------------------------
2. Mana yang lebih dulu diciptakan, hewan atau manusia ?
=====================================
a. Burung diciptakan sebelum manusia diciptakan (Kejadian 1: 24-27)
b. Manusia diciptakan sebelum hewan diciptakan. (Kejadian 2: 7, 19)

--------------------------------------------------------------------
3. Jika manusia mempunyai keturunan, berdosa atau tidak ?
======================================
a. Tuhan menyuruh manusia untuk berketurunan (Kejadian 1: 28)
b. Tuhan menganggap wanita yang melahirkan berdosa, sehingga anak yang lahir harus disucikan (Imamat 12: 1-8)

----------------------------------------------------
4. Tuhan puas atau tidak dengan ciptaanNya ?
=============================
a. Puas (Kejadian 1: 31)
b. Kecewa (Kejadian 6: 5-6)

----------------------------------------------------------------------------------
5. Tuhan dikenal sebagai The Lord/Yahweh/ Yehova pada era Musa atau sebelumnya ?
===============================================
a. Jauh sebelum era Musa (Kejadian 2: 4, 4: 26, 12: 8, 22: 14-16, 26: 25)
b. Tuhan baru menyatakan diriNya kepada Musa, dan sebelumnya belum dikenal (Keluaran 6: 2-3)

-----------------------------------------------------------------------------------------
6. Waktu Adam memakan buah larangan, seharusnya pada hari itu Adam mati atau tidak ?
==================================================
a. Tuhan melarang Adam memakan buah larangan, jika dilanggar maka Adam akan mati hari itu juga (Kejadian 2: 17)
b. Adam memakan buah larangan itu, dan tetap hidup selama 930 tahun (Kejadian 5: 5)

---------------------------------------------------------
7. Tuhan selalu menunjukkan keadilan atau tidak ?
================================
a. Tuhan menerima korban persembahan dari Habel, tapi Tuhan menolak persembahan dari Kain tanpa sebab yang jelas (Kejadian 4: 4-5)
b.. Tuhan selalu menunjukkan keadilan dan Dia tidak memandang semua manusia dengan sepihak (II Korintus 19: 7, Kisah Para Rasul 10: 34, Roma 2: 11)

----------------------------------------
8. Tuhan maha melihat atau tidak ?
======================
a. Tuhan mencari dan bertanya lokasi seseorang (Kejadian 3: 8-10, 4: 9)
b. Tuhan dapat melihat semuanya dan tidak ada yang tersembunyi dari
penglihatannya. (Amsal 15: 3, Yeremia 16: 17, 23: 24-25, Ibrani 4: 13)

----------------------------------------------------------
9. Bisa sembunyikah manusia dari hadapan Tuhan ?
================================
a. Manusia dapat pergi dari hadapan Tuhan (Kejadian 3: 8, 4: 16)
b. Setiap orang tidak dapat sembunyi dari hadapan Tuhan. Tuhan memenuhi langit dan bumi. (Yeremia 23: 23-24)

-----------------------------------------------------------------------------
10. Berapa pasang hewan yang harus dibawa ke atas bahtera Nuh ?
===========================================
a. Satu pasang dari segala hewan tanpa kecuali (Kejadian 6: 19-22, 7: 8-9, 7: 14-16)
b. Tujuh pasang dari segala hewan yang tidak haram dan sepasang dari segala hewan yang haram (Kejadian 7: 2-5)

Ayo kristen jawab pertanyaan diatas dgn dalil / logika yg masuk akal.......!


1 & 2 ) Kej 1:1-2:3 versus Kej 2:4-25.

1)   Mengapa urut-urutan penciptaan yang ada di kedua bagian itu berbeda / bertentangan?

Kej 1:1-2:3                                               Kej 2:4-25

Tumbuh-tumbuhan (hari ke 3).               Manusia laki-laki (ay 7).

Burung-burung (hari ke 5).                     Tumbuh-tumbuhan (ay 9).

Binatang darat (hari ke 6).                     Binatang dan burung (ay 19).

Manusia (hari ke 6).                                Manusia perempuan (ay 21-22).

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk memecahkan problem ini:

a)   Kej 2:4-25 tidak disusun secara chronologis (tak disusun menurut urut-urutan waktu).

Perlu diketahui bahwa kata-kata ‘ketika itulah’ (Kej 2:7), ‘Lalu’ (Kej 2:9), ‘Lalu’ (Kej 2:19) yang seolah-olah menunjukkan bahwa cerita ini disusun secara chronologis, sebetulnya adalah terjemahan yang salah. Kata-kata itu menterjemahkan huruf Ibrani VAW yang bisa diterjemahkan ‘dan’ atau ‘tetapi’, atau seringkali dihapuskan begitu saja. Dengan demikian penyimpulan bahwa Kej 2:4-25 tidak disusun secara chronologis adalah sesuatu yang memungkinkan, dan kalau penafsiran ini benar, maka tidak ada pertentangan antara Kej 2:4-25 dengan Kej 1:1-2:3.

b)   Penciptaan tumbuh-tumbuhan pada Kej 2:9 tidak mempersoalkan penciptaan tumbuh-tumbuhan pada hari ke 3 yang ada pada Kej 1:11-12, tetapi hanya membicarakan penciptaan tumbuh-tumbuhan di taman Eden. Perhatikan bahwa mulai Kej 2:8 pembicaraan terpusat pada taman Eden. Jadi, berbeda dengan Kej 1:11-12 yang menceritakan penciptaan tumbuh-tumbuhan di seluruh dunia, maka Kej 2:9 itu hanya membicarakan penciptaan tumbuh-tumbuhan di Taman Eden.

c)   Dalam Kej 2:19 ada penciptaan binatang dan burung. Tapi sekalipun dalam Kej 2 ini bagian ini diletakkan sesudah penciptaan manusia / Adam, kejadiannya bisa saja terjadi sebelum penciptaan Adam. Mengapa demikian? Karena dalam bahasa Ibrani hanya ada satu bentuk untuk waktu lampau (past tense). Jadi suatu kata kerja dalam bahasa Ibrani yang menggunakan bentuk lampau (past tense) bisa diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris baik dalam bentuk past tense ataupun bentuk past perfect tense.

Untuk Kej 2:19 ini NIV memilih bentuk past perfect tense: “Now the LORD God had formed ...”.

Dengan demikian arti Kej 2:19 ini adalah: Tuhan membawa binatang dan burung, yang tadinya sudah Ia ciptakan (sebelum menciptakan manusia), kepada Adam, supaya diberi nama.

2)   Mengapa peristiwa penciptaan diceritakan dua kali?

Jawab:

Kej 2:4-25 tidak menceritakan ulang Kej 1:1-2:3 karena:

·        Kej 2:4-25 memberikan fakta-fakta tambahan yang tidak diceritakan dalam Kej 1:1-2:3. Misalnya: bagaimana dan dari apa Adam dan Hawa diciptakan; siapa yang lebih dulu diciptakan, dsb.

·        Kej 1:1-2:3 hanya menceritakan penciptaan, tetapi Kej 2:4-25 menekankan apa yang terjadi setelah penciptaan. Misalnya: Manusia diletakkan di taman Eden, manusia memberi nama binatang, Adam bersatu dengan Hawa, dsb.

·        Kej 2:4-25 berpusat di Taman Eden (Kej 2:8-14). Perlu diketahui / diperhatikan bahwa Taman Eden terletak di bumi, bukan di surga! Kej 2:8 mengatakan ‘di sebelah timur’, mungkin sekali artinya ‘di sebelah timur Kanaan’ (tempat Musa, penulis Kitab Kejadian, pada saat itu).

·        Kej 2:4-25 berpusat pada manusia. Karena itu dalam Kej 2:4-25 tidak diceritakan tentang semua ciptaan Allah, tetapi hanya yang berhu-bungan dengan manusia.

3) Dalam Rom 3:23 dengan jelas dikatakan "Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah" ayat 24 dan oleh kasih karuniatelah dibenarkan dengan cuma cuma karena penebusan dalam KRISTUS YESUS

4) dalam kej 1:31 disana dengan jelas dikatakan "Allah melihat yang dijadikannya itu, SUNGGUH amat baik
dan Kej 6:6
Allah menyesal / pilu hatiNya (ay 6,7).

Kitab Suci sering mengatakan ‘Allah menyesal’ (Kel 32:14 Yer 18:7-10; Yer 26:3,13,19 Yunus 3:10 1Sam 15:11). Tetapi Kitab Suci juga mengatakan ‘Allah tak mungkin menyesal’ (Bil 3:19 1Sam 15:29).

Penjelasan / pengharmonisan:

a)   Kata-kata ‘Allah menyesal’ adalah Anthropopathy (= bahasa yang mengambarkan Allah dengan perasaan-perasaan manusia).

Kitab Suci sering menggunakan bahasa Anthropomorphism (= bahasa yang menggam­barkan Allah seakan-akan Ia adalah manusia) dan Anthropopathy (= bahasa yang menggambarkan Allah dengan perasaan-perasaan manusia). Kalau Kitab Suci menggunakan bahasa Anthropomorphism, maka tidak boleh diartikan betul-betul demikian. Misalnya kalau dikatakan ‘tangan Allah tidak kurang panjang’ (Yes 59:1), atau pada waktu dikatakan ‘mata TUHAN ada di segala tempat’ (Amsal 15:3). Ini tentu tidak berarti bahwa Allah betul-betul mempu-nyai tangan / mata. Ingat bahwa Allah adalah Roh (Yoh 4:24). Demikian juga pada waktu Kitab Suci menggunakan Anthropopathy / menggambarkan Allah menggunakan perasaan-perasaan manusia, kita tidak boleh mengartikan bahwa Allahnya betul-betul seperti itu. Contohnya adalah ayat-ayat yang menunjukkan ‘Allah menyesal’ ini.

Perlu saudara ingat bahwa manusia bisa menyesal, karena ia tidak maha tahu. Misalnya, seorang laki-laki melihat seorang gadis dan ia menyangka gadis itu seorang yang layak ia peristri. Tetapi setelah menikah, barulah ia tahu akan adanya banyak hal jelek dalam diri istrinya itu yang tadinya tidak ia ketahui. Ini menyebabkan ia lalu menyesal telah memperistri gadis itu.

Tetapi Allah itu maha tahu, sehingga dari semula Ia telah tahu segala sesuatu yang akan terjadi. Karena itu tidak mungkin Ia bisa menyesal!

Kalau Kitab Suci mengatakan bahwa Allah menyesal karena terjadinya sesuatu hal, maka maksudnya hanyalah menunjukkan bahwa hal itu tidak menyenangkan Allah.

b)   Ini dilihat dari sudut pandang manusia.

Illustrasi: Ada seorang sutradara yang menyusun naskah untuk sandiwara, dan ia juga sekaligus menjadi salah satu pemain sandiwara tersebut. Dalam sandiwara itu ditunjukkan bahwa ia mau makan, tetapi tiba-tiba ada telpon, sehingga ia lalu tidak jadi makan. Dari sudut penonton, pemain sandiwara itu berubah piki­ran / rencana. Tetapi kalau ditinjau dari sudut naskah / sutradara, ia sama sekali tidak berubah dari rencana semula, karena dalam naskah sudah direncanakan bahwa ia mau makan, lalu ada telpon, lalu ia mengubah rencana / pikirannya, dsb.

Pada waktu Kitab Suci berkata ‘Allah menyesal’ maka memang dari sudut manusia Allahnya menyesal / mengubah rencanaNya. Tetapi dari sudut Allah / Rencana Allah sebetulnya tidak ada perubahan, karena semua perubahan / penyesalan itu sudah direncanakan oleh Allah.

c)   Ini diberikan untuk menunjukkan kebencian / ketidaksenangan Allah kepada dosa.

Bagian 5 nanti sya akan buat dalam link (krna jawbnnya panjang)

6)  Kej 3 Kejatuhan manusia/Kematian jasmani (ay 19b).

Adam dan Hawa tidak mengalami kematian jasmani saat itu. Apakah itu berarti Kej 2:16-17 adalah salah? Tidak! Kej 2:16-17 terjadi saat itu. Saat itu juga Adam dan Hawa mengalami kematian rohani. Artinya mereka putus hubungan dengan Allah. Ini akan disusul oleh kematian jasmani (ay 19b).

Apa arti ay 20? Ada beberapa penafsiran:

a)   Adam melakukan ay 20 sebagai wujud imannya terhadap kata-kata Tuhan dalam ay 15.

b)   Karena kematian jasmani tidak terjadi saat itu, maka Adam melakukan ay 20.

c)   Ay 20 harus diterjemahkan ke dalam bentuk past perfect.

‘Adam had named his wife Eve...’.

Jadi, Musa sebagai penulis kitab Kejadian ini, mengatakan bahwa tadinya (sebelum jatuh ke dalam dosa), Adam memberi nama Hawa (artinya hidup / kehidupan), tapi ternyata melalui Hawa ia justru jatuh ke dalam dosa dan harus mati.

7)  KEj 4:4-5 Persembahan mereka (ay 3-5a).
a)   Pada waktu mereka memberikan persembahan kepada Tuhan, Kain memberikan hasil buminya, sedangkan Habel memberikan ternaknya. Persembahan Kain ditolak, persembahan Habel diterima. Di sini kita bisa belajar sesuatu yang penting, yaitu bahwa tidak seadanya persembahan / ibadah diterima oleh Tuhan! Karena itu janganlah memberi persembahan atau beribadah kepada Tuhan secara sembarangan. Pikirkan dan renungkan apakah persembahan / ibadah itu saudara berikan / lakukan dengan benar! Kalau tidak, semua itu akan ditolak oleh Allah.
b)   Dari mana mereka tahu kalau persembahan mereka diterima / ditolak?
·        Ada yang mengatakan bahwa asap persembahan Habel naik ke atas sedangkan asap persembahan Kain buyar ditiup angin.
·        Sebagian orang Yahudi menganggap bahwa ada api dari langit membakar persembahan Habel.
·        Calvin mengatakan bahwa hidup Habel selanjutnya lebih diberkati dari hidup Kain.
Ingat bahwa semua teori ini hanya perkiraan saja dan semua ini tidak ada dasar Kitab Sucinya! Kita tidak tahu dengan pasti bagaimana caranya mereka mengetahui apakah persembahannya diterima atau ditolak oleh Tuhan.
c)   Mengapa persembahan Habel diterima sedangkan persembahan Kain ditolak? Dari Kej 4:3,4, Ibr 11:4 & 1Yoh 3:12 maka jelas bahwa alasannya adalah:
·        Habel beriman, Kain tidak (Bdk. Ibr 11:6).
·        Habel hidup baik, Kain hidup jahat.
·        Habel memberikan yang terbaik, Kain asal memberi.
Ada orang yang memberikan alasan lain, yaitu: Habel memberikan korban yang berdarah, sedang Kain tidak (Bdk. Ibr 9:22). Tetapi banyak juga orang yang menolak alasan ini, karena pada saat itu mereka belum mengerti hal itu.
Mari kita lihat tentang penerimaan / penolakan persembahan itu dalam ay 4b,5a. Jelas sekali bahwa Habel (pribadinya) diterima dulu, lalu persembahannya juga diterima. Kain ditolak orangnya, lalu persembahannya juga ditolak (Bdk. Yes 1:15 Amsal 21:27). Persembahan saudara hanya bisa diterima oleh Allah kalau Allah telah lebih dulu berkenan kepada saudara. Kalau Allah tidak berkenan kepada saudara, berapapun besarnya persembahan saudara, Ia tidak akan menerima persembahan itu. Allah tidak bisa disogok!
8) Allah Jelas Maha Pelihat (bandingkan dengan jawbn sebelumnya “Allah kecewa/menyesal)
9) Sekali lagi Allah Maha Pelihat/tahu jadi mo monjok dimanapun qw pasti ketahuan
10) ayat yang anda tulis baca benar2 maka akan menemukjawabannya
GBU
Tuhan Yesus memberkatimu
»»  baca selengkapnya...